Kamis, 04 Februari 2016

Efek Samping Berhubungan Suami Istri Kala Hamil

Efek Samping Berhubungan Suami Istri Kala Hamil - Tidak semua pasangan suami istri (pasutri) memahami aktifitas berhubungan cinta sebagai penyempurna kebahagiaan ini sontak menjadi hal yang menguatirkan. Belum lagi jika kondisi istri tercinta yang sedang hamil. Menjadikan pasutri lebih menghindari hasrat memadu kasih. 

Diakui memang wanita sejatinya mengalami fase kehidupan : yakni "Hamil", dimana banyak sekali resiko dan beberapa pantangan penting yang diikuti wanita supaya kehamilannya terus berjalan baik. Maka timbul pikiran jauh jika tetap nekad menyalurkan hasrat pada sang istri yang hamil bisa mendatangkan resiko lain. Padahal sejatinya bukan demikian. Efek samping berhubungan suami istri kala hamil justru memberikan manfaat baik. Coba simak penjelasan berikut ini , ya :
Efek Samping yang bermanfaat

Sejumlah fakta menunjukkan tidak perlu risau memikirkan efek sampung berhubungan suami istri kala hamil, yang perlu dipahami dengan baik hubungan percintaan wanita yang sedang hamil dengan pasangannya malah memberikan kontribusi berlebih. Pengin tahu lebih lanjut keuntungan yang diperoleh melakukan hubungan percintaan kala istri hamil :

1. Menciptakan aura kebahagiaan
Benar sekali ! Biasanya wanita yang menjalani siklus kehamilan acap dilanda kecemasan dan perasaan sensitif. Dengan berhubungan cinta dengan pasangannya justru menghindari dari gangguaan stres dan memberikan rasa relaks. Lantaran efek bercinta tersebut membantu keluarnya substansi endorfin di otak yang memegang kendali meminimalisir rasa emosi.

2. Memperbaiki Daya Tahan Tubuh Lebih baik
Stamina atau daya tahan tubuh wanita yang hamil akan terjaga lebih baik. Mengingat adanya hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) yang mempengaruhi peningkatan sistem kekebalan tubuh pada ibu yang hamil. Apalagi jika teratur melakukan hubungan percintaan 3 kali dalam seminggu, maka zat antibodi yang dimiliki dalam tubuh menjadi kian baik. Sebaliknya wanita yang jarang berhubungan dengan pasangannya akan kurang zat antibodi yang dimilikinya.

3. Mengusir Lemak
Percayakah jika aktifitas intim antara pasutri bisa mengikis lemak dalam tubuh ? Tentunya bisa saja hal itu terjadi mengingat dalam berhubungan cinta ternyata mampu membakar kalori dalam tubuh juga. Bisa dikatakan berhubungan suami istri hampir sama dengan berolahraga selama setengah jam dapat memangkas   85 kalori. Atau seperti berjalan 2 mil jauhnya jika dengan berjalan kaki.

4. Meminimalisir rasa Nyeri
Gangguan yang dihadapi wanita hamil beragam mulai dari nyeri pusing, sakit kepala,  tegang pada otot leher maupun sakit punggung akibat dari perubahan hormon tubuh selama masa kehamilan. Namun rasa sakit tersebut akan berkurang jika wanita hamil melakukan hubungan suami istri, disebabkan adanya pengeluaran hormon ketika mencapai orgasme.

5. Kualitas Tidur Terjaga
Keluhan yang biasanya dialami oleh wanita hamil adalah tidak bisa tidur secara nyaman lantaran penyesuaian terhadap kondisi tubuh sang ibu. Namun adanya efek samping berhubungan suami istri kala hamil bisa menguntungkan kondisi wanita hamil. Berkat adanya hormon oksitosin yang membantu memberikan kenyamanan tidur setelah selesai bercinta dengan pasangannya penuh hasrat. Sehingga kualitas tidur ibu hamil terjaga dan bisa bangun keesokan harinya dengan kondisi bugar.

6. Hubungan Lebih Harmonis
Ternyata efek samping berhubungan suami istri kala hamil juga menjadikan hubungan pasutri semakin lekat, intim dan harmonis. Merasa sama-sama saling membutuhkan dan menghargai satu sama lain. Apalagi hubungan percintaan yang teratur bisa menambah horman oksitosin yang terus menambah hasrat memberikan kasih sayang terhadap pasangannya.

7. Menjaga kesehatan otot jantung
Kesehatan otot jantung terutama pada ibu hamil memang penting. Dengan teratur melakukan hubungan percintaan menjadikan kesehatan otot jantung ibu hamil lebih baik.Selain itu juga bisa untuk melatih kekuatan dan keseimbangan otot-otot pada jantung wanita yang sedang  hamil.



Nah demikian banyaknya efek samping jika sampai berhubungan suami istri yang tengah hamil. Setidaknya pembaca mendapat sedikit penegetahuan tentang boleh tidaknya melakukan hubungan percintaan. Semoga bermanfaat selalu ya Mommy :)

6 komentar:

  1. Efeknya positif semua ya.. tp sy malah ada kaka ipar yg ga boleh berhubungan krn posisi plasenta nya di bawah.. jadi harus stop dulu berhubungan sampai lahiran hehe

    BalasHapus
  2. Iya, dulu waktu hamil anak pertama juga takut kenapa2 utk masalah ini. Tapi ternyata gak apa-apa ya, malah banyak keuntungannya :)

    BalasHapus
  3. Saya masih takut-takut Mbak, entah dech, alasannya sich faktor kenyamanan hehee

    BalasHapus
  4. Wah...harus ada triknya ya Mba..agar berhubungannya sehat ketika hamil..

    BalasHapus
  5. Wah...harus ada triknya ya Mba..agar berhubungannya sehat ketika hamil..

    BalasHapus
  6. Mengusir lemak? Wah ini yang paing penting nih hehehehe

    BalasHapus